Dari beragam pilihan teknologi proyektor, LCOS (Liquid Crystal on Silicon) bisa disebut teknologi terbaik dalam hal kualitas. Teknologi ini menggunakan lapisan kristal cair seperti teknologi LCD, namun memproyeksikan gambar berdasarkan pantulan seperti teknologi LDP. Cara ini menggabungkan kelebihan sekaligus menghilangkan kekurangan teknologi LCD dan LDP. Proyektor berbasis LCD prima dalam hal akurasi warna, namun karena terdiri dari kumpulan pixel, akan menghasilkan pixel matrix yang bentuknya seperti jala-jala sinar. Sedangkan teknologi LDP kalah akurat dalam warna, namun mampu menghasilkan gambar yang mulus. Karena perpaduan dua teknologi tersebut, LCOS mampu menghasilkan gambar yang akurat dalam warna tanpa adanya jala-jala sinar.
Canon pun menggunakan teknologi LCOS ini pada proyektor terbaru mereka, Xeed SX60. Selain penggunaan teknologi kelas atas, Xeed SX60 juga dibekali spesifikasi lain yang tidak kalah mentereng: resolusi SXGA+ (1400x1050 pixel), lampu berkekuatan 2500 ANSI, dan lensa dengan kemampuan zoom 1,7x. Tidak heran jika proyektor ini dibandrol dengan harga yang tak kalah ‘mentereng’, yaitu US$ 3900.
Namun bisa dibilang, harga tersebut sepadan dengan kualitas yang diberikan. Ketika kami uji menggunakan software uji Eizo Test, proyektor ini mampu menghasilkan kualitas yang memuaskan. Akurasi warna dasar seperti merah, kuning, dan biru terlihat pas, begitu pula warna sekunder seperti ungu, hijau, dan jingga. Ketajamannya juga tidak mengecewakan, terlihat dari kemampuannya menampilkan teks dengan ukuran kecil. Kalaupun ada yang terasa kurang adalah contrast ratio-nya, karena cuma mampu membedakan gradasi hitam antara 18-21% (bandingkan dengan InFocus IN-36 yang bisa membedakan di angka 15-18%). Namun angka itu pun sebenarnya sudah di atas rata-rata, secara kualitas, XEED SX60 adalah salah satu proyektor terbaik yang pernah kami uji.
Kami juga menyukai lensanya yang memiliki kemampuan zoom sampai 1,7x. Dengan zoom sebesar itu, proyektor ini bisa menghasilkan proyeksi gambar yang besar meskipun dalam jarak yang pendek. Ketika kami coba, pada jarak sekitar 3 meter, proyeksi gambar yang dihasilkan mencapai 154x115 cm. Ini menunjukkan XEED SX60 juga bisa digunakan di ruang berukuran kecil sekalipun.
***
Dengan harga nyaris Rp. 40 juta, Canon Xeed SX60 memang bukan untuk kepentingan standar. Proyektor ini lebih cocok digunakan untuk kepentingan yang mengedepankan kualitas seperti di ruang rapat berukuran besar atau ketika Anda ingin membangun bioskop pribadi.
Plus: Kualitas gambar prima; koneksi komplit; zoom luas
Minus: Mahal; berat
Kinerja: 4,5
Fasilitas: 4,3
Penggunaan: 4,2
Harga: 2
Skor Total: 3,9
Spesifikasi
Teknologi | LCOS Reflective Display, TFT Active Matrix |
Resolusi | 1400x1050 (SXGA+) |
Intensitas | 2500 ANSI Lumens |
Rasio kontras | 1000:1 |
Zoom | 1,7x |
Daya lampu | 180 watt |
Proyeksi layar | 81 x 61cm - 610 x 457cm |
Rentang proyeksi | 1,2x9 meter |
Koneksi | D-Sub 15 pin, DVI, RCA, S-Video, USB |
Throw ratio | 1.93~2.13:1 |
Konsumsi daya (stand/maks) | 250 watt |
Dimensi (plt) | 33,6x26,6x11,4 cm |
Kelengkapan | Kabel VGA, kabel power, remote control, buku manual |
Bobot | 4,6 kg |
Situs Web | www.canon-asia.com |
Garansi produk/lampu | 2 tahun/500 jam atau 3 bulan |
Harga Kisaran* | US$ 3900 |
*Datascrip, (021) 654-4515

