Ingin Kuasai Pasar Smartphone, IMO Gandeng MediaTek dan Telkomsel

IMO S88 Discovery, smartphone dual SIM, dual core processor, dengan kamera 8 megapiksel dan layar displai 4,3″ beresolusi 720×1280

JAKARTA, SELASA – Indonesia, begitu kata Sarwo Wiguno Wargono (President Director, IMO) dalam jumpa pers di Jakarta tadi siang (9/10/2012), akan menjadi pasar pengguna smartphone terbesar. Sarwo berpatok pada riset AC Nielsen yang memprediksi tahun ini pangsa pasar smartphone akan menjadi 67%, sementara sisanya (33%) dimiliki feature phone. Diperkirakan pada tahun 2012 ini akan ada 3,6 juta unit smartphone.

Perkembangan pesat smartphone ini bukan hanya karena tumbuhnya kebutuhan konsumen. Tapi juga didorong oleh makin terjangkaunya harga smartphone, khususnya merek lokal. “Local brand tadinya masuk smartphone untuk test drive, tapi tiap tahun smartphone berganti-ganti (model) dan user-nya semakin bertambah,” kata Sarwo.

“Kata kuncinya adalah lower production cost sehingga harga smartphone lebih terjangkau,” tambah Sarwo. Memang dibandingkan merek nonlokal, harga produk lokal lebih murah. IMO misalnya, melepas smartphone barunya, S88 Discovery, di bawah US$ 200, atau Rp 1,8 juta. Padahal spesifikasi smartphone berlayar 4,3” itu tak kalah canggih dengan smartphone premium nonlokal.

Rahasianya adalah dukungan chipset MT6577 dari MediaTek yang banyak diipakai smartphone premium dan juga bundling dengan Telkomsel. “Chipset MediaTek low cost tapi high spec,” kata Adhi Putranto (Head of Core Product Marketing Division, Telkomsel). “Dengan adanya chipset baru dari MediaTek, ada peningkatan di performance, karena OS-nya sama dengan merek-merek lain,” janji Sarwo.

“Dual-core 1GHz Cortex A9 CPU, mendukung modem 3G, juga Android v4.1 (Jellybean). Ada dukungan multimedia yang kaya seperti milik Apple. Integrated support untuk displai 3D, mendukung video HD 1080p, native 3D display, DTV level quality yang memberikan kualitas yang lebih hangat, kaya, vibrant, dan juga fitur kamera papan-atas,”urai Finbarr Moynihan (General Manager, Corporate Business Development, MediaTek Inc.) tentang kelebihan chipset MediaTek MT6577. “Walaupun harga rendah, kami tidak berkompromi terhadap kualitas,” tekan Moynihan. “Juga waktu rilis produk MediaTek tak terpaut lama dengan produk yang berharga lebih mahal,” tambahnya.

Selain smartphone, chipset MediaTek MT6577 juga telah ditanamkan IMO pada tablet Android 7” seri ORION. Karena itulah Sarwo yakin IMO nanti akan bisa menjadi penguasa baru pasar smartphone. Ia juga berharap pasar anak muda yang jumlahnya sangat besar itu akan mengadopsi perangkat pintar. Dalam waktu dekat Sarwo menjanjikan akan menghadirkan dua produk lain, masing-masing berlayar 4” dan 5”.


Share