Mengintip Lenovo ThinkPad T420: Lebih Enteng, Lebih Awet

JAKARTA, SELASA – Notebook untuk pebisnis sewajarnya berfitur lengkap, tapi tanpa memberatkan. Dan ternyata kedua hal itu sangat diperhatikan oleh Lenovo. Melalui seri terbarunya ThinkPad T420, Lenovo menyajikan notebook yang lebih tipis sehingga otomatis berbobot lebih ringan dibandingkan versi sebelumnya. Namun fiturnya sangat lengkap.

 

Dalam acara 1st Look Lenovo ThinkPad T420, Azis Wonosari dari Lenovo Indonesia mengatakan T420 itu sekitar 200 – 300 gram lebih ringan dibandingkan sebelumnya. “Ini karena bahannya menggunakan carbon fiber. Badannya pun lebih tipis sedikit (dibandingkan sebelumnya) sehingga lebih ringan,” kata Azis. O ya, seri T dalam jajaran ThinkPad berarti durable, alias seri yang paling  bandel, tahan banting.

 

Kendati berfisik lebih tipis dan lebih ringan, fitur ThinkPad T420 termasuk paling komplit. “Ini satu-satunya (notebook) 14” yang memberikan 4 port USB 2.0. Juga ada port eSATA, port DisplayPort, VGA-out, memory card reader, slot ExpressCard,” urai Azis. “HDMI tidak disediakan karena sudah ada DisplayPort.Sedangkan port USB 3.0 akan hadir pada seri T lainnya,” tambahnya. Satu di antara port USB itu diwarnai kuning, artinya port itu USB-Powered. Maksudnya,  dalam kondisi notebook mati, kamu tetap bisa menggunakan port itu untuk mengisi ulang daya baterai MP3 player atau iPod.

 

Jika fitur itu dirasa belum komplit, calon pembeli bisa meminta agar fitur modem 3G diintegrasikan langsung ke board. “Jadi tidak perlu plugin ke port USB sehingga tampilan menjadi lebih bersih. Tidak ada dongle,” kata Azis. Wi-Max pun kalau mau sebenarnya juga bisa dibenamkan. “Tapi ini opsi, dan masih tunggu sertifikasi,” jelas Azis tentang fitur notebook yang datang standar dengan optical drive dan sistem operasi Windows 7 32/64-bit itu.

 

Fitur bermanfaat lainnya adalah hadirnya mike dual-array yang mengapit Webcam. Ini bisa dipilih antara only my voice dan multiple voices. Yang pertama merujuk pada merekam hanya suara satu orang dan mengeliminir suara-suara latar belakang, sedangkan yang kedua berarti merekam semua suara yang ada, termasuk suara sekitar.  Satu lagi yang menarik adalah tombol Escape yang kini berukuran besar.

 

O ya, T420 ini merupakan notebook Lenovo yang sudah menerapkan Sandy Bridge, atau prosesor Intel Core i generasi kedua. Saat ditunjukkan pada PCplus, notebook ini mengemaskan Intel Core i5 2540M 2,6GHz dengan RAM 4GB. Karena itulah kinerjanya diklaim Azis 20% lebih baik. Selain itu grafisnya juga 2x lebih bagus dibandingkan platform lama.  Di T420 juga tersedia opsi switchable graphics menggunakan Intel atau nVidia Optimus.

 

“Khusus yang pakai nVidia Optimus, spesifikasi RAM-nya lebih tinggi, 1GB. Dulu 512MB. Grafisnya bisa di-extend sampai tiga monitor, sehingga total menjadi empat monitor. Satu via port VGA, via DisplayPort dan sisanya via docking station yang bersifat opsional,” tutur Azis. Yang menyenangkan, docking station T420 sama dengan generasi sebelumnya. Jadi kalau sudah memilikinya, kamu tidak perlu membelinya lagi.

 

ThinkPad T420  sebenarnya bisa dikustomisasi (berbasis volume-based) langsung dari pabriknya di Cina. “Pilihannya berbasis pada CPU, disk, memori, dan kelengkapan atau opsi,” kata Azis. “Pilihan Best misalnya akan menyertakan broadband modem,” jelasnya.

 

Yang sangat menyenangkan, T420 menawarkan opsi extended battery dengan daya tahan yang sangat panjang. Baterai tambahan itu bisa dikombinasikan dengan baterai yang ada. Dengan baterai 9-cell, kombinasi keduanya akan menyebabkan notebook bisa digunakan selama 24 jam tanpa adaptor. Baterai tambahan itu kira-kira berukuran setengah notebook, dan ditumpuk di bawah baterai yang terpasang di notebook via port milik docking station. “Yang dipakai duluan adalah baterai internal. Jika itu habis (dayanya), baru baterai tambahan dipakai,” jelas Azis.

 

Selain pilihan integrated graphics dan fitur 3G modem, opsi yang bisa dipilih pada notebook yang datang dengan chipset Intel Q67 ini adalah hard disk, adaptor, fingerprint, dan resolusi layar.

 

“Hard disk bisa dipilih antara yang terenkripsi secara hardware atau yang tidak. Harganya bisa 2x lebih mahal. Fingerprint juga merupakan opsi. Yang ini bisa digunakan untuk power-on. Tinggal sapukan telunjuk dan notebook bisa on dari posisi standby,” jelas Azis.

 

Opsi lainnya adalah resolusi layar LED backlit-nya. “Bisa pilih antara 14” HD yang beresolusi 1366×768 atau 14 HD+ dengan 1600×900.” Eh iya, layar T420 kini sudah mendukung format 16:9, bukan 16:10 seperti seri sebelumnya.

 

Sementara adaptor juga bisa dipilih antara 65Wh dan 90Wh. Yang disebutkan terakhir menyebabkan pengisian ulang daya baterai lebih cepat, tetapi dengan konsekuensi ukuran fisiknya lebih besar.

 

Tertarik? Sabar ya, sebab Lenovo ThinkPad T420 baru akan resmi dirilis akhir bulan ini. Karena itu harga notebook berbobot sekitar 2,23kg itu pun masih dirahasiakan oleh Azis Wonosari. Tapi sepertinya, jika dilengkapi baterai 9-cell (standarnya ia datang dengan baterai 6-cell), harganya tidak akan kurang dari US$ 2100-an.

 

Share