Usung HSPA+ 21Mbps, Telkomsel Tawarkan Diskon Paket SpeedUp

telkomsel speedup1JAKARTA, RABU – Sekarang ini orang mau yang serba cepat, apalagi saat ber-Internet. Tak pelak, Internet broadband digandrungi dan dibutuhkan.  2G tak lagi dianggap memadai.

Namun  tidak semua tempat mendukung koneksi supercepat yang biasa diselenggarakan via layanan cable, DSL atau WiFi tersebut. Kalau di mal, kantor, atau rumah, okelah. Tapi bagaimana jika kamu sedang ada di jalanan? WiFi tentu tak ada, apalagi layanan via kabel. Maka solusinya adalah menggunakan layanan mobile broadband dengan bantuan modem USB.

Karena itulah Telkomsel berkolaborasi dengan Qualcomm dan (SpeedUp) MLW guna menghadirkan layanan HSPA+ (high speed packet access) dengan kecepatan maksimal 21Mbps melalui paket modem Telkomsel Flash. “Kita akan fokus ke data karena pengguna data di Indonesia makin banyak dan memasyarakat dengan fokus 5500 BTS untuk 3G di seluruh Indonesia,” tegas Agus Setia Budi (Deputy VP Channel Management Telkomsel) dalam acara Festival 100 Hari Telkomsel Flash The Next Generation Zone di Jakarta (15/6/2010).

Mengapa Qualcomm yang dipilih? Karena “Qualcomm pegang beberapa lisensi 3G ke atas,” jelas Agus. Selain itu, “kalau pakai Qualcomm di network 3G, (koneksi) yang patah-patah atau tersendat-sendat akan jauh berkurang. Karena yang ciptakan (chipset 3G) itu Qualcomm.”

“Kalau dibandingkan dengan 3G, kecepatannya 10 kali lipat (lebih cepat), dan dengan HSPA 7,2Mbps tujuh kali,” terang Rahmad Widjaja Sakti (Direktur Product & Marketing, SpeedUp Technology) tentang keunggulan HSPA+ yang sudah bisa dinikmati pengguna paket Telkomsel Flash dengan modem BandLuxe CS321. HSPA 7,2Mbps, tambah Heri K. Nugraha dari Qualcomm,  adalah kecepatan rata-rata yang ada sekarang.

Rahmad menuturkan, SpeedUp (MLW) sudah menjalin kerjasama dengan Telkomsel untuk bundling modem USB sejak tahun 2008.  “Saat ini sudah ada 17 tipe modem (bundling). Satu-satunya dengan tipe terbanyak untuk bundling dan untuk semua chipset. Ditambah dua netbook Telkomsel Flash, satu-satunya netbook dengan merek operator alias co-branding,” jelasnya.

Jadi apa saja yang ditawarkan dalam kolaborasi ketiga perusahaan ini? “Selama  Festival 100 hari, ada bundling delapan tipe produk dengan diskon mencapai 40% dan cicilan selama enam bulan dengan kerjasama bank,” kata Rahmad. Festival 100 hari itu dimulai sejak Juni dan berakhir pada September 2010 di 100 titik di enam kota (Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, dan Medan).

Paket  bundling tersebut mencakup produk BandLuxe C321 HSPA+ (21MBps downlink, 5,76Mbps uplink) seharga Rp 1,399 juta, SpeedUp SU-9500U HSUPA Rp 899 ribu, SpeedUp SU-9000U HSUPA Rp 749 ribu, SpeedUp SU-8650 HSDPA Rp 499 ribu, BandLuxe CI180 HSDPA Rp 599 ribu, SpeedUp SU-3200U Rp 299 ribu, router 3,5G SpeedUp SU-8800MBR Rp 999 ribu, dan netbook SpeedUp N101 Arte Rp 2,899 juta. Sedangkan untuk layanan Internet-nya bisa dipilih antara Simpati dengan bonus Internet gratis 300MB per bulan selama enam bulan, dan paket perdana Flash Unlimited (dengan harga Rp 50 ribu, 100 ribu dan 200 ribu).

Khusus untuk menyambut momen Piala Dunia, juga disediakan modem SpeedUp SU-9300U HSUPA Futbol Series.

“Modem broadband bukan lagi produk yang mahal. Tahun lalu harga yang paling murah di kisaran Rp 1 juta – Rp 1,5 juta, tapi sekarang mulai dari Rp 200 ribuan sampai Rp 1,4 juta,” tegas Rahmad. Keunggulan lain, produk Telkomsel Flash dilindungi garansi 1-on-1 replacement yang dilayani oleh 35 outlet di 19 kota.

Selain penjualan produk, untuk sosialisasi HSPA+ 21MBps juga akan digelar seminar TI di enam universitas, yakni Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia (Bandung), Universitas Brawijaya (Malang), Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin), Universitas Hassanudin (Makassar) dan Universitas Sam Ratulangi (Manado).


Share