JAKARTA, SELASA – Keterampilan meretas (hacking) itu bak pisau bermata dua. Jika salah digunakan, ia bisa merugikan banyak pihak. Mungkin karena satu sisi inilah Pemerintah China menutup apa yang kabarnya merupakan situs pelatihan terbesar untuk para hacker di China. Tiga orang pun ditangkap. Begitu lansir China Daily.
Sekitar 50 polisi China telah menyelidiki situs pelatihan Black Hawk Safety Net, yang secara terang-terangan merekrut calon hacker secara online. Dengan membayar sedikit biaya, para hacker akan mendapatkan pelajaran tentang perang cyber (cyberwarfare). Mereka juga mendapat kesempatan untuk mengasah keterampilannya dalam serangan-serangan Trojan.
Black Hawk Safety Net membuka pendaftaran pertamanya pada tahun 2005. Saat ini, kursus tersebut memiliki lebih dari 12.000 anggota VIP . Melalui sistem keanggotaannya, mereka sudah mengumpulkan lebih dari tujuh juta yuan, yang kira-kira setara dengan 5 juta poundsterling.
Masih menjadi pertanyaan apakah sekolah atau para anggotanya terlibat dalam serangan Google beberapa minggu lalu. Namun bagi pemerintah China, jawabannya tidak terlalu penting. Yang penting, saat ini pemerintah China terlihat mengambil langkah proaktif dalam memerangi kejahatan cyber dan bukannya sekadar omong doang.






Februari 10th, 2010 pada 10:18
hebat ya China….
Februari 10th, 2010 pada 16:47
keren.. di indo gak da ya,,,,
pengen kursus juga
Februari 11th, 2010 pada 18:59
di ind0nesia ada ga ya.. hehehe..
Februari 12th, 2010 pada 08:45
China emang gag prnah omonk doank tpi ngebuktiin lngsung!!!
Februari 18th, 2010 pada 01:07
di indonesia ada… alamat nya di jalan cinta no 5 provinsi trojan….
Februari 18th, 2010 pada 18:21
di indonesia gak ada kursusnya aja malingnya banyak, apalagi ada kursusnya makin jadi aja…”
Februari 23rd, 2010 pada 17:24
yeheeeee. china bisa kayak gitu…. gimana indonesia ya……? pokoknya jarang-jarang deh ada yang jebol-jebolan kayak gitu di indonesia yah… orang baik smua sich!!!
Februari 24th, 2010 pada 13:57
buat aku hacker to orang pintar, . . .
pengen belajar………
Februari 25th, 2010 pada 10:51
mau duung kalau di indonesia ada heuheuehu
Februari 26th, 2010 pada 11:34
waaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Maret 5th, 2010 pada 16:11
hmmmnn……iahh2……..
Maret 10th, 2010 pada 16:55
banyak kok di Indonesia juga … bisa gratis lagi belajarnya hehehe …
Maret 19th, 2010 pada 11:37
di indonesia ada tapi bukan untuk kejahatan,hanya sekedar untuk mengasah otak manusia bisa nggax memecahkan masalah tersebut(virus),nama perguruannya HLCI(hacking life community)
Maret 19th, 2010 pada 17:36
bener china tegas banget kepada para hacking
April 7th, 2010 pada 22:07
Di indonesia telah dibuka Sekolah tandingan.. Sekolah Mafia Pajak… wkwkwkwkwk… ;P
April 14th, 2010 pada 15:23
weyyyyyyyyy bagus kalo di cina di tutup kursus hacking
dan para hacker di negara kita Indonesia harus kita cegah
Mei 29th, 2010 pada 20:11
Hacking, Hacker itu apa sih? , he ,he ,..he
Juni 1st, 2010 pada 13:44
APAKAH ADA SESEORANG HACKER YG MAU MENJADIKAN SAYA ANGGOTA’NYA ????????
Juni 14th, 2010 pada 09:55
bagus itu kursusu ya yang penting digunakan untuk tujuanj menolong,bkn membobol.
Juni 16th, 2010 pada 13:55
Diindo juga banyak orang ahli peretas, tapi gak pada nongolin muka. Apalagi sekarang undang undang IT. Bahaya buat peretas. Juga kalau diindo kedapatan orang hacking bukan dibina malah dibinasakan alias dipenjara bareng2 ama maling dan rampok. Coba dibina kan bisa jadi aset negara. Bisa bantu kepolisian dalam menangani masalah cyber crime. Ibaratnya nyuruh mantan maling jadi anggota keamanan, khan pola pikirnya masih sama dengan maling jadi gampang nyari maling yang lain.
Juni 21st, 2010 pada 22:59
Jadi pengen ikutan nieh, ada ga ya di indonesia ????
Juli 24th, 2010 pada 10:36
wah, berani org cina y,,,
setujuh ama bang ghozim,,,
mang sih pemerintah belum bisa menghargai kelebihan putra bangsa,,,
terlalu nurut ma donatur,,,
Agustu 3rd, 2010 pada 12:12
they stole my money,..i stole too… he..he..
Agustu 3rd, 2010 pada 12:13
hebat.. itu namanya hebatttttttttt